Academy KNMP · Tahap 2
Kerangka Survey dan Penilaian
Pengumpulan data, penilaian, dan pemeringkatan calon lokasi.

6
Kriteria wajib
Tidak diberi skor
4
Dimensi penilaian
Total bobot 100%
15
Indikator
Skala penilaian 1–5
01 · VERIFIKASI CALON LOKASI
Enam kriteria sebelum penilaian
Basis masyarakat nelayan
Kelembagaan koperasi desa / kelurahan Merah Putih
Ketersediaan dan kesiapan tanah
Ketersediaan jaringan listrik dan sumber air
Potensi sumber daya ikan
Keberterimaan masyarakat dan pemerintah daerah
Hanya calon lokasi yang seluruh kriterianya memenuhi dapat masuk proses penilaian dan pemeringkatan.
02 · KERANGKA PENILAIAN
Empat dimensi, berbobot dan berbasis bukti
1. Kebutuhan
30%Demografi & sosial · Ekonomi · Kegiatan KP
- I1Tingkat kemiskinan
- I2Ketimpangan ekonomi
- I3Ketergantungan pada usaha KP
- I4Ketersediaan lapangan kerja KP
2. Potensi kelautan dan perikanan
30%Sumber daya KP · Produksi & komoditas · Nilai ekonomi
- I5Potensi sumber daya perikanan
- I6Potensi budidaya
- I7Produksi perikanan
- I8Nilai ekonomi perikanan
3. Kesiapan
25%Kelembagaan & sosial · Sarana & prasarana · Dukungan & kebijakan
- I9Kelembagaan masyarakat
- I10Ketersediaan sarana & prasarana dasar
- I11Dukungan pemerintah daerah / desa
- I12Kesiapan pengelolaan & pemanfaatan
4. Keterhubungan dan akses
15%Akses pasar · Akses infrastruktur
- I13Akses ke pasar / distribusi
- I14Akses konektivitas
- I15Akses layanan dasar
Perhitungan pada dashboard
Kontribusi dimensi = (rata-rata skor indikator ÷ 5) × bobot. Nilai akhir adalah jumlah kontribusi empat dimensi, maksimal 100.
Slide tidak merinci rumus normalisasi, rubrik tiap indikator, atau pemetaan 13 variabel; rumus di atas digunakan sebagai asumsi operasional dan perlu dikonfirmasi terhadap pedoman resmi KKP.
03 · PROSES PENILAIAN
01
Skor indikator · 1–5
02
Nilai akhir · 0–100
03
Pemeringkatan kabupaten / kota
04
Prioritas fasilitasi lokasi
SIMULASI · 1 DESA
Dashboard contoh: Desa Cikawungading
Semua isian adalah contoh, tidak disimpan sebagai hasil survei desa.
Simulasi · bukan data lapangan
Cikawungading
Asesor contoh — simulasi · 2026-10-27
Nilai akhir
75.25 /100
Kriteria wajib
6 /6 memenuhi
Indikator terisi
15 /15
Bobot 30% · rata-rata 3.50 /5
Bobot 30% · rata-rata 4.25 /5
Bobot 25% · rata-rata 3.75 /5
Bobot 15% · rata-rata 3.33 /5
Skor dan bukti 15 indikator
I1. Tingkat kemiskinan · 4/5
Contoh bukti simulasi; bukan temuan lapangan.
I2. Ketimpangan ekonomi · 3/5
Contoh bukti simulasi; bukan temuan lapangan.
I3. Ketergantungan pada usaha KP · 4/5
Contoh bukti simulasi; bukan temuan lapangan.
I4. Ketersediaan lapangan kerja KP · 3/5
Contoh bukti simulasi; bukan temuan lapangan.
I5. Potensi sumber daya perikanan · 5/5
Contoh bukti simulasi; bukan temuan lapangan.
I6. Potensi budidaya · 4/5
Contoh bukti simulasi; bukan temuan lapangan.
I7. Produksi perikanan · 4/5
Contoh bukti simulasi; bukan temuan lapangan.
I8. Nilai ekonomi perikanan · 4/5
Contoh bukti simulasi; bukan temuan lapangan.
I9. Kelembagaan masyarakat · 4/5
Contoh bukti simulasi; bukan temuan lapangan.
I10. Ketersediaan sarana & prasarana dasar · 3/5
Contoh bukti simulasi; bukan temuan lapangan.
I11. Dukungan pemerintah daerah / desa · 4/5
Contoh bukti simulasi; bukan temuan lapangan.
I12. Kesiapan pengelolaan & pemanfaatan · 4/5
Contoh bukti simulasi; bukan temuan lapangan.
I13. Akses ke pasar / distribusi · 3/5
Contoh bukti simulasi; bukan temuan lapangan.
I14. Akses konektivitas · 4/5
Contoh bukti simulasi; bukan temuan lapangan.
I15. Akses layanan dasar · 3/5
Contoh bukti simulasi; bukan temuan lapangan.
Rekomendasi
Simulasi prioritas penguatan prasarana dasar dan akses distribusi. Bukan keputusan penetapan lokasi.
Nilai akhir bukan satu-satunya dasar penentuan lokasi. Kriteria, prioritas, kesiapan, dan rencana tetap menjadi bagian keputusan.
Pesan utama
Objektif dan terukur, berbasis bukti, transparan dan dapat ditelusuri, serta komparatif. Nilai akhir bukan satu-satunya dasar penentuan lokasi.
Pelajari metodologi survei